PUSAT INFORMASI TANPA BATAS
Tampilkan postingan dengan label PREDIKSI BOLA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label PREDIKSI BOLA. Tampilkan semua postingan

Bielsa: Lebih Baik Takut Daripada Relaks


Marcelo Bielsa (Foto: Dok. SOCCER)

Laga melawan Spanyol malam ini akan menjadi penentuan nasib Cile. Hasil imbang saja sudah cukup membawa anak-anak asuhan Marcelo Bielsa itu lolos ke babak kedua.

Menghadapi Spanyol, Bielsa mengakui ada ketakutan yang dirasakan oleh para pemainnya. "Saya lebih suka takut daripada relaks. Ketakutan membuat orang menjadi waspada. Para pemain harus selalu siap menghadapi kemungkinan terburuk," jelas pelatih Cile asal Argentina itu.

Guna mengatasi La Furia Roja yang unggul dalam kualitas individu, Bielsa tetap tak bakal mengubah gaya permainannya. "Mencoba menekan pemain lawan, berusaha untuk lebih sering menguasai bola, baru kemudian melakukan serang," beber Bielsa.

Bielsa pun punya cara unik untuk membakar mental bertanding anak-anak asuhannya. Dia meminta Alexis Sanchez cs tak terlalu terbebani untuk bisa meraih poin atas Spanyol demi lolos ke babak kedua.

"Kesuksesan dan perasaan senang bukanlah sinonim. Banyak orang sukses tidak senang. Tapi, banyak orang yang bahagia meski tidak sukses," beber Bielsa.

Itu artinya, para pemain Cile tak perlu malu meski pada akhirnya kalah dan gagal lolos ke babak kedua. Terpenting, "Mereka harus berjuang hingga akhir!" seru Bielsa. (jalu)

Baca Selengkapnya...

Santos Latih Yunani Gantikan Rehhagel


Fernando Santos latih timnas Yunani.  (Foto: Dok. SOCCER)

Satu hari setelah pengunduran diri Otto Rehhagel yang diikuti asistennya Yiannis Topalidis, Yunani sudah memiliki pelatih anyar. Dialah Fernando Santos.

Santos bukanlah wajah baru di sepak bola Yunani. Pelatih asal Portugal itu mengenyam pengalaman di Liga Yunani hampir 10 tahun lamanya.

Pengalaman pertamanya adalah saat ditunjuk menjadi pelatih AEK Athena pada 2001. Pada tahun pertamanya, dia langsung mempersembahkan gelar Piala Yunani.

Setelah itu, dia ditunjuk menjadi pelatih Panathinaikos dan cuma bertahan semusim. Petualangannya dilanjutkan di Sporting Lisbon, kembali ke AEK, dan Benfica Portugal. Sebelum menjadi pelatih PAOK Salonika sejak 2007.

Beredar kabar, Santos memang diproyeksikan sebagai pengganti Rehhagel yang kontraknya habis pada musim panas ini. Pasalnya, pelatih terbaik Liga Yunani musim lalu itu telah mengundurkan diri dari PAOK pada 19 Mei lalu.

Diberitakan asosiasi sepak bola Yunani bakal mengontrak Santos dua tahun hingga Euro 2012 mendatang. Tugasnya jelas, kembali meloloskan Yunani ke kejuaraan antarnegara Eropa tersebut. (jalu)

Baca Selengkapnya...

Maradona Minta Nasihat Mourinho

Maradona kawan akrab Mourinho. (Foto:  Dok. SOCCER)

Diego Maradona dan Jose Mourinho adalah dua pelatih eksentrik. Tak heran, dengan kesamaan yang dimiliki, kedua pelatih itu akrab satu sama lain.

Maradona yang kini menjadi pelatih timnas Argentina tak segan-segan meminta nasihat dari Mourinho yang kini melatih Madrid. Termasuk dalam penilaian soal pemain yang tengah dalam top performa.

"Saya suka Mourinho. Kami telah sering berbicara lama soal sepak bola. Termasuk taktik, baik bertahan maupun menyerang," cerita Maradona kepada La Nacion.

Di mata Maradona, Mourinho adalah sosok pelatih yang selalu siap diminta nasihat jika ada yang membutuhkan. "Dia selalu punya waktu jika diminta masukan. Termasuk melalui telepon. Mourinho punya karakter suara yang bagus," pujinya.

Menurut Maradona, seorang pelatih bukanlah seorang pesulap yang bisa menentukan kemenangan sebuah tim. Pemain yang berada di lapanganlah yang menjadi penentu keberhasilan sebuah tim.

Maradona juga memuji para pemainnya yang semakin dewasa dalam permainan. "Mereka bertekad untuk bersama-sama memberikan kebahagiaan bagi rakyat Argentina. Biarlah saya menjadi orang yang terakhir saat mencium trofi Piala Dunia setelah para pemain," harapnya.

Soal kritikan yang menerpanya terkait kualitas dalam melatih, Maradona tak ambil pusing. Dia menilai, para pengkritik itu tak mengetahui secara pasti kemampuan yang dimilikinya. (jalu)

Baca Selengkapnya...

Portugal Bertarung Demi Harga Diri


Carlos Queiroz (Foto: Dok. SOCCER)

Pertarungan antara Portugal vs Brasil di Stadion Moses Mabhida tak ubahnya laga antara dua tim yang memainkan gaya serupa. Tak heran, julukan kedua tim itu pun nyaris identik, Seleccao vs Selecao.

Kendati demikian, secara prestasi, Selecao jelas lebih unggul. Pada pertemuan terakhir melawan Portugal, Brasil bisa menang telak 6-2, November 2008. Secara total, dari 18 pertemuan, Selecao bisa menang 12 kali berbanding 4 milik Portugal.

Toh, Carlos Queiroz mencoba menepis catatan buruk itu. Bagi pelatih Portugal itu, "Poin penting dari laga ini adalah pertaruhan harga diri. Bukan balas dendam. Sebab, laga ini bakal mempertontonkan keindahan, kualiatas, dan imajinasi."

Queiroz juga mengakui jika Brasil punya keunggulan dibandingkan timnya. "Brasil tak hanya punya keunggulan dalam penguasaan bola. Mereka adalah tim solid yang dibentuk dari para individu brilian. Sebuah tim sepak bola modern." Karena itulah, Queiroz meminta anak-anak asuhannya untuk bekerja keras demi menjaga harga diri Seleccao.

Pada laga ini, Queiroz dipastikan tak bisa menurunkan Deco. Gelandang keturunan Brasil itu masih bermasalah dengan betis kanannya. Tapi, Queiroz sudah menyiapkan Pepe sebagai penggantinya. Pemain Real Madrid itu memang kerap dipasang sebagai gelandang kala membela Seleccao.

Satu-satunya yang dikeluhkan dari Queiroz dari lapangan pertandingan hanyalah kontur yang keras. Itu dialami oleh kedua tim saat menjalani latihan pada Kamis (24/6). (jalu)

Baca Selengkapnya...

Brasil Tak Ingin Dapat Kejutan Buruk


Lucio tak mau dapat kejutan tak  mengenakkan. (Foto: Dok. SOCCER)

Cristiano Ronaldo tak ubahnya joker bagi timnas Portugal. Karena itulah, perhatian khusus bakal diberikan barisan pertahanan Brasil guna meredam aksi pemain termahal di dunia itu.

"Dia pemain hebat. Kami harus beri penjagaan khusus kepadanya, tanpa sekalipun lengah memerhatikan pemain lainnya," beber Lucio, kapten Brasil.

Bukan tanpa alasan Lucio perlu tetap memerhatikan gerak pemain lainnya. Dia tak ingin rekan-rekannya lengah sehingga lawan bisa mencetak gol ke gawang Julio Cesar. Seperti yang dilakukan Korea Utara dan Pantai Gading.

Dunga pun tetap meminta para pemainnya bermain dengan totalitas. "Persiapan serius tetap dilakukan agar tak sampai terjadi kejutan yang tak menyenangkan menimpa kami," beber Dunga.

Kejutan yang dimaksud itu tentu merujuk kepada nasib beberapa tim besar. Jerman, Inggris, Prancis, dan Italia pernah mendapat kejutan tak mengenakkan saat menghadapi lawan di grupnya masing-masing. (jalu)

Baca Selengkapnya...

Peran Kaka Diisi Baptista atau Nilmar


Peran Kaka bakal diisi Baptista. (Foto:  Dok. SOCCER)

Menghadapi laga pamungkas melawan Portugal, Brasil dipastikan tak bakal turun dengan kekuatan penuh. Salah satunya adalah ketiadaan Kaka yang menerima kartu merah pada laga sebelumnya.

Carlos Dunga tentu sudah memutar otak guna mengisi tempat yang ditinggalkan Kaka. Malah, pelatih asal Brasil itu pun sudah menyiapkan alternatif pemain jika Elano yang menjadi tandem Kaka di lini kedua bakal diistirahatkan.

Julio Baptista dan Nilmar diproyeksikan untuk menggantikan peran Kaka. Dari dua nama itu, Baptista menjadi prioritas utama. Sebab, dia sebelumnya pernah memerankan peran sebagai konduktor permainan seperti halnya Kaka saat memenangi Copa America 2007 setelah menang 3-0 atas Argentina. Satu gol di antaranya disumbangkan Baptista.

Sebagai alternatif, Nilmar bisa pula menggantikan peran Kaka. Hal yang pernah dilakoninya saat menggantikan Kaka pada laga melawan Korea Utara.

Elano juga sangat mungkin diistirahatkan oleh Dunga. Pada Kamis (24/6), dia absen mengikuti latihan. Untuk menggantikannya, nama Ramires dan Dani Alves menjadi opsi Dunga. (jalu)

Baca Selengkapnya...

Preview: Korea Utara vs Pantai Gading


Memburu Gol dan Keajaiban

Guy Demel percaya keajaiban. (Foto: Dok.  SOCCER)

Peluang Pantai Gading untuk lolos ke babak kedua memang masih ada. Tapi, sangatlah tipis jika tak dikatakan nyaris tiada.

Untuk bisa lolos ke babak 16-besar, Les Elephants harus bisa mencetak gol dengan skor sangat besar. Minimal menyamai Portugal yang membobol 7 kali gawang Chollima.

Tapi, itu belum menjamin Didier Drogba cs lolos. Masih harus dibantu oleh kemenangan Brasil atas Portugal di Stadion Moses Mabhida. Minimal, Selecao bisa mengalahkan Cristiano Ronaldo cs dengan selisih 2 gol seperti halnya saat mengalahkan Pantai Gading. Jika kedua tim bermain imbang, akan sia-sialah kemenangan Les Elephants.

Para pemain Pantai Gading berjanji akan berjuang hingga detik terakhir pertandingan. Segalanya masih mungkin terjadi.

"Masih ada satu pertandingan. Kami merasa berutang pada diri sendiri untuk bisa memenanginya. Kuharap segalanya terjadi sesuai dengan kehendak kami," bilang Guy Demel, defender Pantai Gading.

Jika Korut menampilkan permainan seperti halnya melawan Portugal, keajaiban yang diharapkan Pantai Gading bisa menjadi kenyataan. Tapi, andai Jong Tae Se dkk bermain seperti melawan Brasil, alamat tiket ke babak kedua melayang. (jalu)

Prediksi Line-Up:
Korea Utara (4-4-1-1)
Myong-Guk; Jong-Hyok, Chol-Jin, Jun-Il, Kwang-Chon, Yun-Nam; In-Guk, Young-Hak, Nam-Chol; Yong-Jo; Tae-Se
Pantai Gading (4-3-3)
Copa Barry; Demel, Toure, Zokora, Tiene; Y. Toure, Eboue, Tiote; Gervinho, Drogba, Kalou

SOCCER 1 (30%) X (30%) 2 (40%)

sumber duniasocer.com

Baca Selengkapnya...

Preview: Swiss vs Honduras


Harus Unggul Dua Gol

Alexander Frei harus bawa Swiss menang  dengan selisih dua. (Foto: Dok. SOCCER)

Kekalahan tipis dari Cile membuat posisi Swiss sedikit di ujung tanduk. Melawan Honduras, kemenangan mutlak diraih anak-anak asuhan Ottmar Hitzfeld itu jika ingin lolos ke babak kedua.

Tapi, bukan sekadar kemenangan biasa. Harus dibarengi dengan skor telak. Minimal Alexander Frei cs unggul dengan selisih dua gol.

Apa pasal? Selisih gol bisa sangat menentukan posisi akhir di klasemen. Andai Swiss menang lalu Cile kalah dari Spanyol, tiga tim akan punya poin sama. Selisih gol akan menjadi pembeda tim yang lolos.

Andai menang telak, Swiss tak hanya berpeluang lolos. Pun menjadi juara grup seperti halnya Piala Dunia 2006. Sebab, jika Spanyol dan Swiss punya poin sama, yang diperhitungkan menjadi head to head. Dalam hal ini, Swiss jelas unggul karena mengalahkan Spanyol pada laga pertama.

Kendati demikian, usaha Swiss untuk menang tak semudah membalikkan telapak tangan. Honduras meski sebagai tim anak bawang dikenal alot. Buktinya, Cile dan Spanyol saja tak bisa menang dengan mudah.

Apalagi, Swiss tak bisa diperkuat Valon Behrami yang terkena kartu merah dan Philippe Senderos yang cedera. Ditambah para pemain Honduras yang ingin menjaga harga dirinya dengan tak melulu kalah, dipastikan butuh perjuangan keras dari pasukan Swiss untuk sekadar mencari kemenangan. (jalu)

Prediksi Line-Up
Swiss (4-4-2)
Benaglio, Lichtsteiner, Von Bergen, Grichting, Ziegler; Barnetta, Inler, Huggel, Fernandes; Frei, Nkufo
Honduras (4-4-2)
Valladares, Mendoza, Chavez, Figueroa, Izaguirre; Alvarez, Palacios, Guevera, Espinoza; Pavon, Suazo

SOCCER 1 (37%) X (33%) 2 (30%)


sumber duniasoccer.com

Baca Selengkapnya...

Preview: Swiss vs Honduras


Harus Unggul Dua Gol

Alexander Frei harus bawa Swiss menang  dengan selisih dua. (Foto: Dok. SOCCER)

Kekalahan tipis dari Cile membuat posisi Swiss sedikit di ujung tanduk. Melawan Honduras, kemenangan mutlak diraih anak-anak asuhan Ottmar Hitzfeld itu jika ingin lolos ke babak kedua.

Tapi, bukan sekadar kemenangan biasa. Harus dibarengi dengan skor telak. Minimal Alexander Frei cs unggul dengan selisih dua gol.

Apa pasal? Selisih gol bisa sangat menentukan posisi akhir di klasemen. Andai Swiss menang lalu Cile kalah dari Spanyol, tiga tim akan punya poin sama. Selisih gol akan menjadi pembeda tim yang lolos.

Andai menang telak, Swiss tak hanya berpeluang lolos. Pun menjadi juara grup seperti halnya Piala Dunia 2006. Sebab, jika Spanyol dan Swiss punya poin sama, yang diperhitungkan menjadi head to head. Dalam hal ini, Swiss jelas unggul karena mengalahkan Spanyol pada laga pertama.

Kendati demikian, usaha Swiss untuk menang tak semudah membalikkan telapak tangan. Honduras meski sebagai tim anak bawang dikenal alot. Buktinya, Cile dan Spanyol saja tak bisa menang dengan mudah.

Apalagi, Swiss tak bisa diperkuat Valon Behrami yang terkena kartu merah dan Philippe Senderos yang cedera. Ditambah para pemain Honduras yang ingin menjaga harga dirinya dengan tak melulu kalah, dipastikan butuh perjuangan keras dari pasukan Swiss untuk sekadar mencari kemenangan. (jalu)

Prediksi Line-Up
Swiss (4-4-2)
Benaglio, Lichtsteiner, Von Bergen, Grichting, Ziegler; Barnetta, Inler, Huggel, Fernandes; Frei, Nkufo
Honduras (4-4-2)
Valladares, Mendoza, Chavez, Figueroa, Izaguirre; Alvarez, Palacios, Guevera, Espinoza; Pavon, Suazo

SOCCER 1 (37%) X (33%) 2 (30%)


sumber duniasoccer.com

Baca Selengkapnya...

Preview: Portugal vs Brasil


Rekor dan Juara Grup

Ronaldo dan Tiago ingin menang atas  Brasil. (Foto: Dok. SOCCER)

Portugal yang mengoleksi empat poin hampir pasti mendampingi Brasil melenggang ke babak 16-besar. Kemenangan 7-0 atas Korea Utara adalah faktor utamanya.

Toh, jika keajaiban terjadi, mereka tetap bisa tersingkir. Andai kalah telak dari Brasil dan di saat bersamaan Pantai Gading bisa menang besar minimal 9-0 atas Korea Utara, maka mimpi mereka kandas. Pantai Gading yang akan menemani Brasil.

Hanya saja, skenario itu sulit terwujud. Seleccao pasti telah menyiapkan strategi tepat untuk membendung Brasil. Kemenangan telak atas Korea Utara merupakan sinyal terang tanda Cristiano Ronaldo cs telah berada dalam performa terbaiknya. Terlebih di laga ini Seleccao memiliki keuntungan lantaran Brasil kemungkinan besar turun dengan pemain lapis kedua. Kepastian lolos membuat mereka tak bernafsu mengejar kemenangan.

Queiroz pun mengincar kemenangan. Saat tengah berada dalam performa terbaik, dia merasa sangat tidak tepat bagi timnya apabila bermain santai menghadapi Brasil. Jika itu dilakukan, dikhawatirkan di pertandingan berikutnya justru kembali bermain buruk. Oleh karenanya, selain menurunkan skuad terbaiknya, Queiroz berharap permainan gemilang seperti saat melawan Korea Utara bisa diulangi.

Kemenangan bakal menjadi modal berharga di babak selanjutnya. Moril Seleccao bakal terangkat. Selain itu, kemenangan atas Tim Samba menjadi media tepat untuk memperbaiki rekor. Maklum, dalam sejarah pertemuan, margin kemenangan Seleccao dan Tim Samba terpaut jauh. Dari 18 kali bertemu Seleccao baru menang empat kali. Sementara Tim Samba sanggup mengoleksi 12 kemenangan.

“Partai melawan Brasil bakal sulit. Mereka tim yang kuat di setiap lini. Tapi, kami tengah dilingkupi kepercayaan diri yang tinggi. Kami ingin lolos sebagai juara grup. Kami semua sepakat menyelesaikan laga di penyisihan grup sebagai juara lebih baik dibanding hanya menduduki peringkat kedua,” ucap midfielder Tiago Mendes.

“Apakah saya menginginkan hasil seri? Tidak. Kami memiliki kemampuan untuk mengalahkan Brasil. Sulit memang. Tapi, kami harus melakukannya. Melawan Brasil akan menjadi pertandingan yang atraktif dan menarik,” imbuh Queiroz.

Formasi dan susunan pemain saat menang atas Korea Utara bakal dipilih kembali oleh Queiroz. Tiago yang tampil cemerlang tetap menjadi tumpuan utama di lini tengah. Ini memaksa Deco Souza bakal terus di bangku cadangan. Kerja Tiago menjadi lebih ringan karena Tim Samba tak diperkuat jenderal lapangan tengah, Kaka. Dia mendapat kartu merah saat melawan Pantai Gading.

Keberadaan Tiago membuat lini tengah lebih solid. Kuat dalam mengadang serangan lawan, trengginas saat melakukan serangan. Tipe permainan Tiago yang lebih lugas lebih pas dalam skema Queiroz daripada Deco yang terlalu lama membawa bola.

Adanya kabar pelatih Brasil, Carlos Dunga, bakal mengistirahatkan sejumlah pemain intinya menjadi kesempatan bagus bagi Seleccao untuk memperbaiki rekor pertemuan. Jika tidak saat ini, mau kapan lagi.

Namun mengalahkan Brasil tak semudah membalik telapak tangan. Kendati tampil dengan pemain lapis kedua, Brasil tetaplah Brasil. Kualitas pemain inti dengan pelapis tak jauh berbeda. Apalagi dalam pertemuan terakhir pada 2008 silam, Seleccao takluk 2-6. Kala itu Brasil turun dengan pemain-pemain yang bukan langganan timnas. (edpram)

Prediksi Line-Up:
Portugal (4-3-2-1)
1-Eduardo, 13-Miguel, 6-Carvalho, 2-Bruno Alves, 23-Coentrao, 19-Tiago, 8-Pedro Mendes, 16-Meireles,
7-C.Ronaldo, 11-Simao, 18-Almeida
Brasil (4-2-2-2)
1-Julio Cesar, 13-Dani Alves, 3-Lucio, 4-Juan, 6-Bastos, 8-Gilberto Silva, 5-Felipe Melo, 7-Elano, 11-Robinho, 21-Nilmar, 9-Fabiano
Bursa Taruhan
Betbrain 1 (4,00) X (3,13) 2 (2,40)
Bet and win 1 (3,60) X (2,85) 2 (2,20)
SOCCER 1 (35%) X (30%) 2


sumber duniasoccer.com

Baca Selengkapnya...

Preview: Cile vs Spanyol


Satu Tujuan, Beda Kepentingan

Alexis Sanchez buru juara grup. (Foto:  Dok. SOCCER)

Dua kemenangan atas Honduras dan Swiss belum membuat aman langkah Cile ke babak 16-besar. Segalanya masih bisa terjadi. Andai kalah telak dari Spanyol dan di saat bersamaan Swiss mampu menang dengan skor besar atas Honduras, maka dua kemenangan Cile akan sia-sia.

Namun, dibanding Spanyol dan Swiss, peluang La Roja lebih besar. Tim asuhan Marcelo Bielsa itu tinggal membutuhkan hasil imbang. Tak sekadar lolos, satu poin dari La Furia Roja juga menempatkan Humberto Suazo dkk sebagai pemuncak Grup H. Itu merupakan ambisi dari Bielsa yang menginginkan posisi pertama.

“Kami belum lolos. Oleh karenanya kami akan berjuang keras saat melawan Spanyol. Akan menjadi sejarah indah andai kami lolos sebagai juara grup karena sebelumnya kami tak pernah melakukannya,” sebut Bielsa.

Selama bermain di Piala Dunia, La Roja telah dua kali lolos dari babak penyisihan grup. Itu terjadi pada Piala Dunia 1962 dan 1998. Kala itu La Roja lolos ke babak berikutnya sebagai runner-up grup. Bielsa sadar hasil imbang sudah cukup untuk menjadi juara grup. Tapi, itu bukan target utama. Dia ingin mencatatkan rekor sempurna alias sapu bersih kemenangan.

Hanya saja bukan perkara gampang mengalahkan atau sekadar menahan seri La Furia Roja. Kemenangan atas Honduras telah membuat kepercayaan diri tim asuhan Vicente del Bosque itu meninggi. Terlebih mereka juga menargetkan lolos sebagai juara grup. Artinya, mereka harus bisa menang dengan skor besar atas La Roja.

“Saya meminta anak-anak mampu lebih trengginas dan tajam di depan gawang. Jika tetap bermain seperti saat melawan Swiss dan Honduras, kami bisa menderita saat melawan Cile. Kami harus memenangkan pertandingan melawan mereka dengan banyak gol,” tegas Del Bosque.

Bukan La Furia Roja, tapi La Roja yang justru dalam tekanan. Apalagi di laga ini mereka tak diperkuat dua pilarnya, Matias Fernandez dan Carlos Carmona yang terkena akumulasi kartu. So, kerja David Villa cs menjadi lebih ringan. (edpram)

Prediksi Line-Up:
Cile (4-3-3)
1-Bravo,
4-Isla, 17-Medel, 3-Ponce, 18-Jara,
8-Vidal, 21-Tello/20-Millar, 11-Mark Gonzalez,
7-Sanchez, 9-Suazo, 15-Beausejour
Spanyol (4-3-1-2)
1-Casillas, 15-Sergio Ramos, 3-Pique, 5-Puyol, 11-Capdevila, 22-Navas, 16-Busquets, 14-Xabi Alonso, 8-Xavi,
7-Villa, 9-Torres

Bursa Taruhan
Betbrain 1 (8,50) X (4,50) 2 (1,54)
Bet and win 1 (6,75) X (4,10) 2 (1,45)
SOCCER 1 (34%) X (29%) 2 (37%)



sumber dunia soccer.com

Baca Selengkapnya...

 


SPONSOR ^

SPONSOR ^